[Book Review] Cintaku Bersemi di Kios Bensin - shytUrtle

August 16, 2017



Judul : Cintaku Bersemi di Kios Bensin
Penulis : shytUrtle
Penerbit : LovRinz Publishing
Terbit : November 2016
Tebal : 153 halaman


Well, it's been so long. Kangen banget udah lama nggak ngerusuh di blog. Padahal mah nggak ada yang peduli, wkwk #sedih. Oke, mungkin karena terlalu banyak project yang pengen dikerjain, tapi malah nggak ada satu pun yang kelar. Haha. Ya beginilah kalau jadi orang maruk #janganditiru.

Setelah gagal di sana sini, akhirnya memilih untuk off sementara waktu dari project-project entahlah. Mungkin menenangkan diri dengan membaca buku bakalan jadi sesuatu yang asyik. Ya, memang. Apalagi kalau bukunya teenlit-teenlit unyu imut-imut gitu. Hahaha. Seperti buku yang akan saya review ini. By the way, saya order langsung dari penulisnya, loh. 

Awalnya, sih saya cuma tertarik gara-gara Mbak Riskaninda Maharani aplot cover buku ini. Waktu itu saya belum berteman sama mbak Youandrow Amabelle (nama FB shytUrtle). Saya cuma baca postingan yang di-share sama Mbak Riska. Eh, akhirnya saya add sendiri penulisnya dan order bukunya. Wkwk.

Oke, sepertinya intermezzo-nya cukup. Mumpung masih fresh (baru sore ini rampung baca) saya mau kasih review sedikit untuk buku yang berhasil bikin saya ketawa-ketawa. Soalnya kalo udah kelewat dua hari aja, pasti bakalan lupa xD

Yep, kore o chekku!

Tia berpikir, pertemuannya dengan pemuda trail rider itu hanya sebuah kebetulan. Namun, suatu ketika Tuhan mempertemukannya kembali dengan pemuda itu. Bahkan, pemuda itu membantu Tia untuk lepas dari anak SMP yang mengaku jatuh hati dan selalu mengejarnya. Pertemuan kedua itupun membawa Tia pada perkenalan dengan pemuda trail rider yang menolongnya. 


[ Ini bonus quote-nya, wkwk ]
Novel ini sih, based on true story. Realistic, pembaca jadi kayak benar-benar merasakan kehidupan sehari-hari si tokoh. Seperti ketika Tia ketemu Lexi dan akhirnya jatuh cinta pada cowok itu di kios bensin langganannya. Atau ketika Tia berjualan es cappuccino cincau dan mempertemukannya kembali dengan Lexi. 

Menurut saya, konfliknya sih masih kurang. Tapi, komedinya dapet banget. Saya bisa ketawa-ketawa nggak jelas pas baca ini. Selain trail rider yang kece abis, ternyata Lexi adalah sosok yang asli kocak! Pantes disebut Chiko (Chino Koplak) sama teman-temannya. Hahaha. Saya nggak bisa menahan diri ini untuk tidak jatuh cinta sama Lexi ~~

Selain gokil, novel ini bisa juga berubah scene jadi romantis loh. Kalian harus tau perjuangan seorang Lexi untuk mendapatkan Tia. Yang paling saya suka adalah adegan di rumah sakit. Ketika Tia dapat telepon dari Bagong, salah satu teman Lexi dan akhirnya Tia nyusul ke sana. Adegan selanjutnya, baca sendirilah, ya. Spoiler udah banyak beterbangan, wkwk. 

Nuansa K-POP di novel ini berasa banget, cocok bagi yang suka Kekoreaan. Setting Malang dan bahasa daerahnya juga menambah nilai plus untuk novel ini. Sekarang saya jadi ngerti kenapa orang-orang Timur sana suka banget ngomong umak, ayas, ayas #apaansi xD 

Well, secara keseluruhan, ceritanya bagus. Lucu, pea, K-POP, Jawa dan romance bisa campur jadi satu. Dan yang paling penting saya suka sama Lexi~~
Wkwkwk.

Baiklah, menjelang akhir, saya akan kasih kata-kata yang paling saya suka :

Selama ini fokusku hanya mengabadikan apa saja yang berhubungan dengan dunia KPOP. Even dance cover, cover sing competition dan cosplay. Tapi hari itu, aku menangkap sebuah obyek yang indah, obyek yang mampu mengalihkan fokusku. Obyek yang akhirnya menjelma sebagai sebuah kenyataan dalam hidupku (Tia to Lexi)

Sore wa, kawaii desu ne 😂

NB : Poto di-edit pake PhotoLab biar lebih dramatis. Kkkk~~

You Might Also Like

0 komentar