[Film Review] The Eternal Zero (Eien no Zero)

December 12, 2016


[ Credit Photo : Akibanation ]

Kemarin pas lagi bete, sambil browsing nggak jelas, tiba-tiba mikir, kok rasanya udah lama banget nggak nonton film Jepang. Duluuuu (entah kapan), pokoknya dulu banget, pengen lihat film judulnya The Eternal Zero. Alasannya? Karena starring-nya abang Haruma Miura. Serius! Bukan karena jalan ceritanya (koplak, kan? xD) Tapi sampai sekarang belum kesampaian juga. Nah, karena nggak ada option lain dan lagi males-malesnya googling lagi tentang film Jepang yang bagus, akhirnya saya memutuskan untuk download The Eternal Zero aja. 

Oke, karena kesibukan yang tiba-tiba menghadang saya di tengah jalan, terpaksa acara nonton filmnya diundur dulu. Ada kali 2 minggu file-nya saya diemin di LP. Dan setelah ada waktu luang, karena ternyata durasi filmnya lumayan panjang, finally, selesai juga nonton film bertema perang yang satu ini. 

Well, karena filmnya bagus pakai banget, saya bener-bener tergoda buat bikin review-nya. 

= Detail Film =

[ Credit Photo : Asian Wiki ]    
  • Movie: The Eternal Zero
  • Romaji: Eien no Zero
  • Producer: Minami Ichikawa
  • Release Date: December 21, 2013
  • Genre: Drama, War, History
  • Run time: 144 min.
  • Language: Japanese
  • Country: Japan
  • Cast: 
 Junichi Okada as Miyabe Kyuuzo
 Haruma Miura as Saeki Kentaro
 Mao Inoue as Matsuno
 Kazue Fushiiki as Saeki Keiko 

Film dimulai dengan adegan pemakaman Ooishi Matsuno, nenek dari kakak beradik Saeki Kentaro dan Saeki Keiko. Kentaro cukup terkejut ketika kakeknya, Ooishi menangis sampai berlutut saat kremasi neneknya. Keterkejutan Kentaro semakin bertambah ketika ibunya mengatakan bahwa Ooishi ternyata bukan ayah kandungnya. Ia juga mengatakan kalau ayah kandungnya telah gugur dalam perang melawan Amerika.

Keiko ingin sekali mencari tahu tentang siapa sebenarnya kakek kandungnya. Bersama dengan Kentaro (yang sudah dibujuk dengan diiming-imingi uang tentunya) mereka akhirnya melakukan penyelidikan. 

[ Keiko & Kentaro ]

Pada penyelidikan awal, mereka menemukan satu nama, Miyabe Kyuuzo. Mereka juga mengumpulkan data-data, siapa saja yang mengenal Miyabe Kyuuzo pada zaman itu. Kemudian mengunjungi rumah mereka satu per satu untuk diwawancarai (duh, nggak bisa menemukan kata yang tepat xD)

Sayangnya, kebanyakan dari mereka (yang diwawancarai) mengatakan bahwa Miyabe adalah seorang pengecut. Mereka berpikiran seperti itu karena Miyabe selalu kembali dari perang dalam keadaan tidak terluka sedikitpun. Kadang-kadang ia terbang lebih tinggi dari pilot yang lainnya. Hal itulah yang membuat teman-temannya berasumsi bahwa Miyabe kabur dari perang. Padahal sebenarnya  Miyabe adalah pilot yang handal dan bahkan lebih berbakat dari pilot yang lainnya.

Kentaro hampir menyerah mencari tahu tentang jati diri kakek kandungnya. Karena banyak yang mengatakan bahwa kakeknya itu adalah sebuah aib, ia sendiri juga merasa malu. Namun, Keiko bersikeras untuk tetap menemui narasumber terakhir. Dan ternyata, narasumber yang terakhir ini, memberikan cerita yang lain dari cerita-cerita narasumber yang sebelumnya. 


Zero sendiri adalah nama pesawat tempur yang dipakai untuk para kamikaze (biasanya ditulis di badan pesawat dengan lambang "0") Sementara kamikaze merupakan serangan berupa tindakan bunuh diri dimana para prajurit khusus yang telah terlatih, menabrakkan pesawatnya ke kapal musuh.

Miyabe selalu mengatakan bahwa dia tidak ingin mati. Ia juga pernah mengatakan pada salah satu muridnya bahwa bunuh diri pada misi adalah tindakan yang tidak berguna. Bagi negara, mungkin satu nyawa prajurit tidak berarti. Tetapi, bagi keluarga kecilnya, itu akan membawa perubahan yang besar apabila ia mati dalam medan perang.





Filmnya bagus walaupun film lama. Selain akting aktor dan aktrisnya yang memang bener-bener menjiwai (abang Haruma Miura dan Junichi Okada ganteng banget!), plotnya juga menarik. Karena dibagi menjadi 2 masa. Yaitu masa sekarang (present) dan masa lampau (past). Jadi, banyak adegan flashback yang nggak bakalan bikin penonton bosan.

Pokoknya, nonton film ini mah, asli bikin baper. Menceritakan tentang keadaan zaman perang kala itu. Perjuangan seorang prajurit yang ingin selalu kembali ke keluarganya. Mewek bener dah pas bagian Miyabe pamitan sama Matsuno. 


Ada begitu banyak adegan yang nggak terduga. Seperti misal kapal inti yang diprediksi nggak bakal kena tembak sama musuh, eh ternyata kena juga (bagian ini memang agak disturbing sih menurut saya). Serta beberapa adegan lain yang ketika melihatnya, suka bikin kaget, melongo, sedih dan tentu saja, baper. Penasaran? Tonton sendiri, deh.

Saya kasih rate 8/ 10 untuk film ini. Walaupun berupa film sejarah, tapi film ini benar-benar menarik buat ditonton. Di Jepang sendiri, The Eternal Zero meraih delapan penghargaan pada acara Japan Academy Award untuk kategori Best Picture, Best Actor dan Best Director.

Baru kali ini saya terpukau dengan film perang. Bukan karena hanya aktornya abang Haruma Miura loh, ya. Etapi dia emang ganteng banget, sih. Hahaha. Bagi para penggemar film action dan tembak-tembakan menggunakan pesawat di udara, film ini  really really highly recommended! 


#Screenshots : By Me 

        

You Might Also Like

0 komentar